Posisi Tidur yang Baik dan Buruk bagi Kesehatan

Posisi Tidur yang Baik dan Buruk bagi Kesehatan
Posisi Tidur yang Baik dan Buruk bagi Kesehatan. Salam sehat, awal bulan ini saya ingin berbagi tips kesehatan di saat kita tidur. Selain berolahraga, ternyata tidur juga sangat mempengaruhi kesehatan kita. Inilah Posisi Tidur yang Baik dan Buruk bagi Kesehatan beserta alasannya.

Posisi tidur yang tidak baik bagi kesehatan:


1. Tidur tengkurap
Tidur tengkurap membuat Anda harus memalingkan wajah ke salah satu sisi yang dapat menyebabkan respon peregangan panjang di ligamen dan menyebabkan deformitas ligamen plastik dan kerusakan tulang belakang.

2. Tidur dengan bantal yang terlalu besar
Tidur dengan bantal besar di bawah kepala dapat menyebabkan hyperflexion dan uluran leher. Hal ini juga dapat menyebabkan deformitas plastik yang menyebabkan postur kepala agak maju.

Hal ini sangat berbahaya karena postur kepala ke depan telah terbukti menurunkan kapasitas paru-paru, mengurangi asupan oksigen yang dibutuhkan sel-sel tubuh. Hal ini dapat menyebabkan kondisi asma, sleep apnea dan penyakit kardiovaskular.

Postur kepala yang terlalu maju juga mempengaruhi sistem pencernaan yang mengarah ke sembelit, mencegah penyerapan nutrisi, dan sindrom iritasi usus besar.

Posisi tidur yang bermanfaat bagi kesehatan:


1. Tidur telentang dengan beralaskan bantal
Tidurlah dengan posisi terlentang dan posisikan bantal Anda dengan tepat. Anda juga dapat menambahkan di bawah lutut dengan tujuan agar pinggul lebih fleksibel dan lututlah yang akan menanggung tekanan dari tulang belakang lumbar dan sendi sacroiliac.

2. Tidur dengan posisi miring
Beberapa orang merasa lebih nyaman ketika tidur dengan posisi miring dengan pinggul dan lutut tertekuk sekitar 45 derajat. Anda membutuhkan dukungan bantal di bawah leher yang membuat tingkat kepala dan wajah dalam posisi netral.

Jika bantal di bawah leher terlalu besar dan tegas, hal ini dapat menyebabkan posisi fleksi lateral terlalu jauh dari bahu. Jika bantal terlalu kecil dan halus, hal ini dapat menyebabkan posisi fleksi lateral terlalu dekat dengan bahu. Kedua posisi ini sangat berbahaya bagi sistem saraf tulang belakang.